Pages

Jumat, 13 Januari 2012

tempat terakhir

gadis kecil itu terdiam di kamarnya.
duduk di atas tempat tidur. kakinya menggantung tak sampai ke ujung lantai yang berwarna putih.
cahaya matahari sore mengintip masuk melalui jendela kamar.

tangan mungil gadis kecil itu memegang sesuatu.
ya . . . sebuah kotak musik peninggalan ibunya.
ibu gadis kecil itu memang telah tiada.
karena itulah ia sangat menikmati saat-saat memegang kotak musik itu.
ia merasakan adanya suatu koneksi.
koneksi yang ia tak tahu namanya dan ia juga yakin orang lain tak akan tahu rasanya.

sudah banyak orang yang berkata padanya
"tenang saja, kau akan bertemu lagi dengannya disana."
tiap itu pula ia selalu menjawab "dimana?"
dan  orang-orang itu hanya menjawab singkat "di surga."

gadis kecil itu masih memegang dan memandangi kotak musik miliknya.
disaat itu pula ia meragukan satu hal.
SATU hal.
ia yakin. sangat yakin ibunya masuk surga.
"tapi bagaimana dengan aku?" pikirnya.
"apa aku akan masuk surga?"
hal inilah yang selalu melintas saat koneksi antara ia dan ibunya terhubung.

"apa aku akan masuk surga? kalaupun iya, surga terdiri dari 7 tingkatan. apa aku akan berada di tingkatan yang sama dengan ibu? ibu . . aku ingin bersama denganmu."

_meskipun aku di surga, mungkin aku tak bahagia. bahagiaku tak sempurna bila itu tanpamu_
(padi-tempat terakhir)

0 komentar:

Posting Komentar